Copyright © 2016 www.dickidirmania.com
SITEMAP | CONTACT US | TERMS & CONDITIONS
Bismillahirrahmanirrahim
PEMUDA Kini BUKAN INDONESIA
Kebudayaan...
Dianggap sebuah hal kuno peninggalan sejarah
Primitif dan ke-terbelakang-an.
Ketika Jawa kehilangan ke-Jawa-annya
Ketika Sumatera kehilangan ke-Sumatera-annya
Ketika Kalimantan kehilangan ke-Kalimantan-annya
Ketika Sulawesi kehilangan ke-Sulawesi-annya
Ketika Papua kehilangan ke-Papua-annya
Maka Indonesia kehilangan Indonesia.

Kemajuan jaman yang disalah artikan, menyedihkan, melupakan sebuah tradisi Indonesia. Ironisnya, mereka bangga untuk kepalsuan budaya baru mereka dan mencampakkan kebudayaan turun temurun mereka.

Adat istiadat merupakan sebuah Maha Karya moyang, yang jika mereka saat ini masih mampu melihat penerusnya, mungkin mereka akan berdoa pada Tuhan untuk segera mengambil nyawa mereka. Saat ini, Adat Istiadat merupakan bahan cemoohan dan tertawaan kalangan yang tidak memiliki aturan dan prinsip idealisme, generasi pengikut.

Norma, Agama dan sebagainya dianggap sebuah sampah, moral bejat dari otak-otak yang sudah dicuci dengan doktrin kebebasan. Mental Budak busuk, diperbudak mode, style, kebudayaan kolonial imperial liberalis. Kaum hedon yang diciptakan oleh kapitalis materialistis, memporak porandakan aturan-aturan, menciptakan arogansi-arogansi generasi muda bodoh yang dengan bangga menerima pembodohan-pembodohan itu.

Segala kerusakan timbul dari sebuah nama "Hilangnya ke-Indonesia-an Indonesia" yang akan tidak mengherankan terbentuklah sparatisme dari kalangan-kalangan tertentu yang akan juga dianggap sebagai pemberontak atau kelompok perusuh oleh manusia yang tidak memanusiakan mereka, ini semua karenamu, karenaku dan karena mereka. Memuakkan mendengar berita-berita tentang generasi yang akan meneruskan bangsa ini, atau generasi bangsa ini memang sudah merelakan dirinya menjadi budak bangsa lain? Menjijikkan melihat kelakuan-kelakuan generasi ini, generasi yang seharusnya mengerti akan dibawa kemana bangsa ini nanti, menuhankan kebebasan tanpa batas, menuhankan kepalsuan-kepalsuan yang memang dibuat sedemikian menyenangkannya oleh manusia-manusia ambisius yang berambisi menguasai seluruh dunia, menjadikannya tunduk dalam satu perintah yang akan dianggap Dewa.

Keamanan. Ketenangan, Keceriaan, Kesenangan kali ini bukan milik generasi seteah kita, mereka mungkin akan menderita karena segala ketenangan, ketentraman, keceriaan, dan kesenangan kita hari ini.

Kembalikan Indonesia menjadi Indonesia, dimana semua mengenalnya sebagai bangsa yang penuh adab dan sopan santun dengan norma-norma yang baik dan dijunjung tinggi.
 
Sumber : Pemuda Indonesia

Terima Kasih atas kunjungan para sahabat di Blog yang sederhana ini, semoga dapat memberikan Informasi dan Inspirasi bagi anda. Alangkah berkesan jika sahabat berkenan memberikan Komentar dan saran dari setiap Artikel yang kami muat.